Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

5.10.14

Tentang Cinta dan Bahagia










Tentang Cinta...
Ia ada tanpa tahu kapan datangnya.
Aku tidak tahu, apa sebab mulanya perasaan itu muncul
Seperti banyak para pencinta mengatakan "tidak perlu alasan untuk mencintai seseorang"
Yang aku tahu, Allah punya alasan -tepat- mengapa mengirimkan rasa itu pada hatiku.


Tentang bahagia...Adalah ketika aku menyadari aku telah jatuh pada cintamu, pada hatimu

-----


05.10.2014
Hari ke-30 dimana kamu bukan lagi orang lain bagiku.


10.5.14

Tidak Bisa Lupa

Image and Video hosting by TinyPic


Nyatanya...
Saya tidak pernah bisa untuk benar-benar lupa
Pada setiap cerita yang tertera tentang kita
Ada setia yang tak jua reda
Ada rasa yang tak kunjung berjeda
Ya....
Saya tidak pernah bisa untuk benar-benar lupa


20.10.13

Memilihmu


Dear Allah

Pada 'dia' pilihan telah saya putuskan. Rangkaian perjalanan untuk menuntaskan penantian.

Selanjutnya, pada-Mu saya serahkan dan pasrahkan. Terminal akhir pemberhentian.

Pertemuan dalam kehalalan.

11.10.13

Tak Tersampaikan


Ada rindu untukmu

Yang tak pernah tersampaikan

Yang memang tidak perlu untuk disampaikan


12.7.12

Alpa Kata dan Suara

Tepat 23 tahun usia saya.. hari ini, 12 Juli.

Katanya usia dewasa, ya semoga..
Harusnya sudah mengenal cinta dan membentang hati untuk seorang belahan jiwa, pesan seorang kawan..

..aku beri tau padamu ya, aku telah mengenalnya..
Ya, aku mengenalnya.. Cinta!
Siapa?? maaf kawan, tidak akan kukatakan padamu, pun kepadanya.
Karna cintaku alpa kata dan suara..
Bukan tidak ingin jujur, hanya saja begitu banyak alasan untuk memendamnya dalam diam.
Beri aku waktu untuk memahami kehadirannya yang perlahan melemahkan kesadaran diri, untuk mengkaji penyebab kedatangannya pada lini diri.. "Ah percuma, tidak akan kau temukan jawabannya", ucap para pujangga. Karna Cinta hadir tanpa alasan.

Tuhan, aku menyadari bahkan hingga detik ini aku tak kunjung menemukan jawaban dari semua pertanyaan kenapa-kenapa-kenapa.. karna memang cinta hadir tanpa kata 'kenapa'

Dan ya, aku memang sedang jatuh Cinta. Aku memutuskan untuk mencintainya, untuk jatuh pada cintanya. Cinta yang diam dalam kepasrahan. Cinta yang alpa kata dan suara. Biarlah kusampaikan lewat semesta melalui sujud dan doa.

"Bagaimana bisa memendam cintamu? Tidakkah itu menyakiti perasaanmu sendiri? Memang jodoh di tangan Tuhan, tapi toh tetap kita harus usaha untuk menjemputnya? Dalam diammu, bagaimana orang yang kau cintai akan menapaki jejak cintamu? Lalu, yang kau cintai akan pergi begitu saja tanpa pernah tau perasaanmu.. Aneh, aku tidak mengerti pada jalan pikiranmu...."
- seorang kawan.

Kukatakan padamu, aku pun sempat meragu, aku juga tidak mengerti pada jalan pikiranku.. Hingga akhirnya aku menemukan jawaban dari sebuah perenungan, cintaku yang alpa kata dan suara adalah juga sebuah usaha, menyembunyikan rasa hingga ia menjadi layak direngkuh dalam halal. Bukankah kita semua mengagungkan cinta? dan keagungannya terlalu suci untuk menjadi bahan obral rayuan kata dan desah suara penjata.*

Kawan, cinta dalam diam adalah bentuk kepasrahan dan kepercayaan pada peran Tuhan dalam garis kehidupan seorang hamba.. Aku percaya, apa-apa yang telah Ia tetapkan untukku tidak akan menjadi milik orang lain.
Aku akan bertahan pada jalan ini, hingga ia bersemi memekar dalam Perjanjian Agung........ Pernikahan.



*penjata = penjaja cinta

21.5.12

Menunggumu Datang

Selamat pagi Cinta
Mari memulai hari dengan semangat
Cinta, jangan lupa sholatnya, makannya juga..
Pokoknya kamu harus jaga kesehatanmu, aku ga mau kamu sakit..
Cinta, capek ya?
Istirahat deh..
Selamat tidur *kecup*
Hai kamu.. Ya kamu..
Kau tau, aku selalu memimpikan bisa mengucapkan kalimat-kalimat itu..
Seperti teman-temanku pada kekasihnya..

Tapi, sungguh aku menahan dan bertahan..
Tidak akan terucap dengan serampang..
Aku hanya menunggumu.. menunggumu datang..
Hanya kamu.. kamu saja yang aku harapkan..

Sungguh, aku akan bertahan sampai kau datang, Cinta!